Perluas Wawasan Global, Mahasiswa Magister Manajemen UNY Ikuti Silk Road Youth Exchange Program di Tiongkok
Primary tabs

Dalam rangka memperluas wawasan internasional serta memperkuat pemahaman mengenai implementasi teknologi modern dalam pengelolaan Sumber Daya Manusia (SDM), mahasiswa Program Studi Magister Manajemen (MM), Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB), Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) berpartisipasi dalam 2026 “Zhi & Xing Guizhou” Silk Road Youth Exchange Program di Republik Rakyat Tiongkok.
Khususnya bagi mahasiswa konsentrasi Manajemen SDM, kegiatan ini menjadi kesempatan untuk mempelajari secara langsung integrasi Artificial Intelligence (AI), Big Data, dan Internet of Things (IoT) dalam fungsi Learning and Development (L&D), otomatisasi industri, serta pengembangan strategi kepemimpinan lintas budaya (cross-cultural leadership) di era global.
Rangkaian kegiatan berlangsung selama sembilan hari, mulai 24 Juli hingga 1 Agustus 2026, dan dilaksanakan di beberapa kota strategis di Tiongkok, yaitu Beijing, Guiyang, Anshun, Duyun, Danzhai, dan Sandu.
Selama program berlangsung, peserta mengikuti berbagai agenda akademik, kunjungan industri, hingga eksplorasi budaya. Kegiatan diawali dengan kunjungan sejarah ke Great Wall serta Courtesy Call ke Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Beijing sebagai bagian dari upaya mempererat hubungan diplomatik dan jejaring pendidikan.
Selanjutnya, peserta melakukan kunjungan industri ke perusahaan AI di Tiongkok untuk mengamati demonstrasi platform pembelajaran berbasis kecerdasan buatan seperti Knowly sebagai sarana upskilling dan reskilling SDM modern. Di Provinsi Guizhou, delegasi mengikuti Welcome Ceremony serta kelas bahasa dan kaligrafi Mandarin di Guizhou Vocational College of Economics and Business.
Studi lapangan juga dilakukan di Anshun Tourism Group di kawasan Huangguoshu Waterfall untuk mengamati penerapan Smart Tourism. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan kunjungan ke Balinghe Bridge Museum serta eksplorasi pengelolaan data makro di National Big Data Exhibition Center di Guiyang.
Selain agenda berbasis teknologi, peserta juga memperoleh pengalaman pertukaran budaya melalui Workshop Miao Batik Intangible Cultural Heritage di Duyun dan studi kebudayaan etnis Shui di Sandu. Rangkaian program kemudian diakhiri dengan observasi penerapan IoT pada perkebunan teh modern di Duyun Maojian Tea Digital Demonstration Park serta penutupan resmi melalui Graduation Ceremony.
Melalui keikutsertaan dalam program ini, mahasiswa Magister Manajemen FEB UNY memperoleh pemahaman mengenai data-driven HRD, membangun jejaring kolaborasi internasional, serta meningkatkan keterampilan komunikasi interkultural. Pengalaman tersebut diharapkan dapat menjadi best practices yang dapat diadopsi dalam pengembangan kompetensi manajerial, riset akademis, maupun pengelolaan organisasi di Indonesia.
Keikutsertaan mahasiswa Magister Manajemen FEB UNY dalam program internasional ini menjadi bagian dari pengalaman pembelajaran yang mempertemukan aspek akademik, teknologi, industri, dan budaya. Melalui pengalaman tersebut, mahasiswa diharapkan semakin memiliki wawasan global dan kesiapan untuk menghadapi perkembangan teknologi serta dinamika organisasi di lingkungan kerja yang semakin terhubung secara internasional.
